Orang menjadi kejam saat mereka membicarakan orang yang bahkan tidak mereka kenal. Karena tidak kenal, mereka tidak perlu memikirkan orang itu. Tapi, setelah mereka melihat sendiri orang itu dan melihat mata mereka, mereka akan sadar kalau orang itu sama dengan mereka dan bisa terluka seperti mereka.
Aku tidak tahu apapun tentang cinta. Cinta adalah emosi manusia, bisa ditolak dan bisa salah. Tapi aku memikirkan cinta sebagai sesuatu yang jauh lebih tinggi hingga aku hanya melihat ke atas.
Cinta adalah hal yang realistis dan bukan seperti memetik bintang yang tidak bisa kau capai.
Cinta dan benci terlihat sangat berbeda. Tapi perbedaannya mungkin hanya setipis kertas. Kau mungkin sudah melihatnya, jika kau mundur selangkah dari membenci seseorang, kau bisa mencintai orang itu.
Apakah dunia lebih bersinar bagimu setelah kau jatuh cinta?
Tidak ada dunia seperti itu. Kadang-kadang akan turun hujan. Kadang-kadang mereka akan bertengkar. Kadang-kadang mereka akan terluka. Tapi bukan berarti dunia itu lenyap.
Aku tidak akan berubah, seperti matahari yang selalu terbit dan terbenam setiap hari.
Aku mengira cinta adalah memberikan setengah dari dirimu dan mengisinya dengan setengah orang itu. Wanita itu takut pada cinta karena merasa malu setengah dari dirinya adalah hal yang gelap dan kelam. Akhirnya wanita itu sadar bahwa cinta adalah menyatukan kedua bagian yang tidak sempurna.
Cinta seperti jam putar. Saat jam itu masih baru, ia menunjukkan waktu yang tepat. Saat waktu berlalu dan kau lupa memutar pegasnya, jam itu rusak dan berhenti. Pria itu memutar pegasnya agar jam itu tidak berhenti meski waktu terus berlalu.
Mengetuk pintu yang tertutup. Merengkuh bahu yang lelah. Menghapus air matanya dan mendengarkan hatinya. Saling mencintai seperti itu.
Satu orang tidak bisa mengubah dunia. Tapi kau menjadi dunia bagi orang lain. Dunia yang hangat, cerah, dan damai. Jika semua orang bisa menjadi dunia seperti itu bagi satu orang lainnya, satu akan menjadi sepuluh, lalu menjadi seratus. Dunia ini akan dipenuhi orang-orang yang berbahagia.
Aku tidak tahu apapun tentang cinta. Cinta adalah emosi manusia, bisa ditolak dan bisa salah. Tapi aku memikirkan cinta sebagai sesuatu yang jauh lebih tinggi hingga aku hanya melihat ke atas.
Cinta adalah hal yang realistis dan bukan seperti memetik bintang yang tidak bisa kau capai.
Cinta dan benci terlihat sangat berbeda. Tapi perbedaannya mungkin hanya setipis kertas. Kau mungkin sudah melihatnya, jika kau mundur selangkah dari membenci seseorang, kau bisa mencintai orang itu.
Apakah dunia lebih bersinar bagimu setelah kau jatuh cinta?
Tidak ada dunia seperti itu. Kadang-kadang akan turun hujan. Kadang-kadang mereka akan bertengkar. Kadang-kadang mereka akan terluka. Tapi bukan berarti dunia itu lenyap.
Aku tidak akan berubah, seperti matahari yang selalu terbit dan terbenam setiap hari.
Aku mengira cinta adalah memberikan setengah dari dirimu dan mengisinya dengan setengah orang itu. Wanita itu takut pada cinta karena merasa malu setengah dari dirinya adalah hal yang gelap dan kelam. Akhirnya wanita itu sadar bahwa cinta adalah menyatukan kedua bagian yang tidak sempurna.
Cinta seperti jam putar. Saat jam itu masih baru, ia menunjukkan waktu yang tepat. Saat waktu berlalu dan kau lupa memutar pegasnya, jam itu rusak dan berhenti. Pria itu memutar pegasnya agar jam itu tidak berhenti meski waktu terus berlalu.
Mengetuk pintu yang tertutup. Merengkuh bahu yang lelah. Menghapus air matanya dan mendengarkan hatinya. Saling mencintai seperti itu.
Satu orang tidak bisa mengubah dunia. Tapi kau menjadi dunia bagi orang lain. Dunia yang hangat, cerah, dan damai. Jika semua orang bisa menjadi dunia seperti itu bagi satu orang lainnya, satu akan menjadi sepuluh, lalu menjadi seratus. Dunia ini akan dipenuhi orang-orang yang berbahagia.
Komentar
Posting Komentar
don't be shy ; leave your comments guys :)