Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2014
Orang menjadi kejam saat mereka membicarakan orang yang bahkan tidak mereka kenal. Karena tidak kenal, mereka tidak perlu memikirkan orang itu. Tapi, setelah mereka melihat sendiri orang itu dan melihat mata mereka, mereka akan sadar kalau orang itu sama dengan mereka dan bisa terluka seperti mereka. Aku tidak tahu apapun tentang cinta. Cinta adalah emosi manusia, bisa ditolak dan bisa salah. Tapi aku memikirkan cinta sebagai sesuatu yang jauh lebih tinggi hingga aku hanya melihat ke atas. Cinta adalah hal yang realistis dan bukan seperti memetik bintang yang tidak bisa kau capai. Cinta dan benci terlihat sangat berbeda. Tapi perbedaannya mungkin hanya setipis kertas. Kau mungkin sudah melihatnya, jika kau mundur selangkah dari membenci seseorang, kau bisa mencintai orang itu. Apakah dunia lebih bersinar bagimu setelah kau jatuh cinta? Tidak ada dunia seperti itu. Kadang-kadang akan turun hujan. Kadang-kadang mereka akan bertengkar. Kadang-kadang mereka akan terluka. Tapi buk...
Awalnya aku hanya punya sedikit rasa ingin tahu. Tiba-tiba, Aku penasaran. Setelah aku penasaran, Aku menjadi khawatir padanya. Sementara mengkhawatirkan dirinya, Aku mulai memikirkannya. Sementara memikirkannya, Aku mulai merindukannya. "Wanita itu seperti bawang, Mau berapa kalipun kau kupas, selalu saja tidak ada habisnya."
Hati dan Logika tidak bisa dipaksakan untuk berjalan saling berdampingan. tiap hati merasa segala sesuatu dapat diperjuangkan dan dipertahankan, logika selalu memikirkan sebaliknya. logika menunjukan kenyataan pahit yang bukan hanya mungkin terjadi melainkan sudah pasti terjadi. lalu haruskah diri ini merasa atau berfikir? "lelah?" Jujur, iya. Tapi setiap saya ingin pergi, hati meminta berjuang lagi, dan logika berkata "masa cuma segini". Jadi, saya kembali.

cinta tak berbalas

"Betapa tertutup dan rapuhnya cinta tak berbalas? Meskipun cinta tak berbalas menemukan  jalannya untuk masuk .. Ia adalah cinta yang terperangkap didalam, dan tak mampu menemukan jalan keluar. Meskipun aku yang lebih dulu memulainya ... Tanpa tahu apapun, jika suatu hari Ia  pergi dari hadapanku ... maka cinta itu akan berakhir tanpa  ada tujuannya. Tidak memiliki kesempatan untuk menebarkan  benihnya dan berbunga ... Cinta yang tak pernah dibuahi ... layaknya benih yang terlupakan ... Itulah ... cinta tak berbalas."

MASIH

Aku masih mencintai, meski tidak lagi berusaha membuatmu peduli. Masih memperhatikan meski tidak lagi terlalu terus terang. Masih merindukan  percakapan-percakapan kita di waktu luang meski setiap hari rindu itu terus berusaha aku kurangkan. Masih otomatis tersenyum begitu saja kapan pun ingatan tentangmu tiba-tiba mengunjungi kepala. Masih jatuh cinta. Meski tidak lagi mengusahakannya. Masih selalu ingat kamu di saat aku tidak sedang melakukan apa-apa. Karena cinta membuat orang tidak mudah lupa meski kita sudah benar-benar melepaskannya.